P2B UNIPMA Gelar EAPT 2026, Diikuti 1.644 Mahasiswa untuk Mewujudkan Mahasiswa Berdaya Saing Global
Universitas PGRI Madiun- Pusat Pengembangan Bahasa (P2B) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) kembali menyelenggarakan English Academic Proficiency Test (EAPT) 2026 sebagai upaya meningkatkan kompetensi bahasa Inggris mahasiswa sekaligus mendukung terwujudnya lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Pelaksanaan EAPT berlangsung selama 10 hari, mulai 22 Juli hingga 8 Agustus 2026, dan diikuti 1.644 mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan Universitas PGRI Madiun mulai D3, S1 serta S2. Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, panitia membagi ujian ke dalam dua sesi setiap hari.
Tes menggunakan sistem Computer-Based Test (CBT) untuk mendukung proses pelaksanaan yang lebih efektif, objektif, dan akuntabel. Seluruh peserta mengikuti ujian sesuai jadwal yang telah ditetapkan dengan pendampingan pengawas serta tim teknis guna memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan sesuai prosedur.
EAPT mengukur kemampuan bahasa Inggris akademik mahasiswa melalui tiga aspek utama, yakni Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension. Hasil tes menjadi indikator kemampuan bahasa Inggris mahasiswa sekaligus bahan evaluasi dalam pengembangan kompetensi akademik dan profesional.
Kepala Pusat Pengembangan Bahasa (P2B) Universitas PGRI Madiun, Dr. Fitra Pinandhita, M.Pd., mengatakan penyelenggaraan EAPT merupakan bagian dari komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas lulusan.
"Melalui EAPT, kami berharap mahasiswa tidak hanya memenuhi persyaratan akademik, tetapi juga memiliki kompetensi bahasa Inggris yang semakin baik sebagai bekal menghadapi perkembangan dunia pendidikan, dunia kerja, serta persaingan di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya, Rabu (22/7), kemarin.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, panitia menyiapkan sembilan laboratorium komputer yang digunakan sebagai lokasi ujian, meliputi Laboratorium Pendidikan Akuntansi Kampus I Lantai 2, Laboratorium CBT 1 dan CBT 2 Kampus I Lantai 3, Laboratorium Matematika Kampus I Lantai 3, Laboratorium Sistem Informasi di Gedung Terpadu Lantai 6, serta Laboratorium Teknik Informatika dan Laboratorium Teknik Industri Fakultas Teknik Lantai 2.
Keberhasilan penyelenggaraan EAPT didukung sinergi antara panitia, pengawas, tim teknis laboratorium, dan peserta yang mengikuti seluruh rangkaian ujian secara disiplin. Kolaborasi tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran dan kualitas pelaksanaan tes.
Melalui Pusat Pengembangan Bahasa, Universitas PGRI Madiun terus mengembangkan layanan peningkatan kompetensi melalui berbagai program pelatihan, dan tes. Program tersebut diharapkan dapat mendukung lahirnya lulusan yang profesional, adaptif, dan memiliki daya saing global.
Penyelenggaraan EAPT juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan akses terhadap pengembangan keterampilan bahasa, serta SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan membekali mahasiswa kompetensi yang relevan untuk memasuki dunia kerja.
Selain EAPT, P2B Universitas PGRI Madiun menyediakan berbagai layanan pengembangan bahasa, di antaranya pelatihan TOEFL, TOEIC, IELTS, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Korea, dan Mandarin, Bahasa Inggris Profesi, Public Speaking, serta layanan penerjemahan.



